Postingan

Para Pokcoy Ceria dan Kompos Ampuh

Gambar
potret salah satu pokcoy ceria. Sumber: foto pribadi penulis Alhamdulillah kuucapkan untuk kedua kalinya diriku berhasil menanam pokcoy sampai bisa dipanen. Penanaman pokcoy pertama bisa dikatakan berhasil tidak berhasil, karena dari 48 benih yang kutanam hanya 4 saja yang berhasil tumbuh sampai panen. Walaupun dari segi jumlah itu sangat sedikit tetapi untuk orang yang baru pertama kali terjun langsung untuk menanam, itu bisa dikatakan sukses (agak maksa sih, ya).  Belajar dari sebelumnya, sambil menguatkan diri kucoba kembali untuk menanam pokcoy kembali. Benih yang digunakan berkualitas unggul, tidak telat untuk memberikan sinar matahari saat benih sudah berkecambah dan tidak telat untuk memindahkan tanaman ke yang lebih luas adalah tiga kesalahan utama yang betul-betul kuperbaiki dengan baik di tanam pokcoy jilid 2 ini.  Selain memperbaiki kesalahan, hal istimewa dari suksesnya menanam pokcoy kali ini adalah penggunaan kompos sampah dapur sebagai media tanam dan pupuk cair...

Nasihat Langka

Gambar
Kembali bolak-balik Cianjur - Bandung. Waktu yang teu dibuburu sehingga perjalanan terasa jongjon, walaupun sudah hampir mendekati surup.  Duduk bersama ibu-ibu berusia 60 dengan wajah yang masih segar dan gerakannya gesit.  Obrolan panjang mengalir begitu saja terasa menyenangkan menemani perjalanan sampai Padalarang. Seluruh isi obrolannya adalah suatu hal yang jarang ketemukan.  Seperti biasa, ibu-ibu macam ini selalu membicarakan seputar anaknya, incu atau keluarga lainnya. Begitupun ibu ini, akan tetapi kisah yang diceritakan terasa sangat positif sekali. Berikut Poin-poin obrolan kami: Ibunya masih terus membimbing anak-anaknya walaupun mereka sudah berkeluarga semua. Tidak mengontrol secara penuh tetapi tetap mengawasi dan memberi saran yang membangun. Tidak sagawayah, abong-abong budakna geus dewasa dijolkeun tanpa pengawasan sedikitpun. perencanaan keuangan. Walaupun ibunya mengaku masih kalah hebat dari anaknya yang bungsu, tetapi ibunya menekankan kepadaku pand...

Hari yang Ngebut-Ngabrut

Gambar

Tubuh yang Tangguh sekaligus Rapuh (Review Andai Sel-Sel dalam Tubuhmu Berbicara karya Rizal Do)

Gambar
Tahun baru 2024 aku meresolusikan memiliki tubuh yang sehat dan bugar dengan banyak bergerak dan mengurangi makanan yang tidak menyehatkan. Seperti resolusi-resolusi di tahun sebelumnya, basi memang. Akan tetapi di tahun ini, entah karena umurku sudah di pertengah 20an yang katanya berat badan akan cepat naik tetapi susah turun. Resolusi ini seolah-olah mengajakku untuk lebih serius dari pada tahun kemarin, salah satu langkah konkretnya adalah dengan membeli buku kesehatan yang tak pernah ada di wishlistku. Menurut riview yang sudah membaca, buku ini mengasyikkan karena tidak njelimet. Aku menyetujuinya walaupun tidak sepenuhnya. Ada tiga bab utama yang dipaparkan dalam buku ini.  Bab pertama mengenai "cerita" para organ di dalam tubuh saling berinteraksi satu sama lain dalam rangka untuk mempertahankan kehidupan si pemilik tubuh dengan cara-cara yang sangat ootb. bab ini adalah bab yang paling seru sekaligus menegangkan & menakutkan. beberapa pembahasan di dalamn...

Cerita Mengomposku

Gambar
Trend 2023 yg in syaa Allah akan terus kulakukan dengan senang hati adalah kebiasaan mengompos sampah dapur (organik) Berawal dari keresahan banyaknya berita permasalahan sampah mulai dari menggunungnya TPS di banyak kota yang menjadikan kapasitasnya overload, sampah plastik yg tidak mudah terurai sampai beratus tahun lamanya (padahal dipakenya cuma buat bungkus), kebakaran di TPS gara-gara sampah fermentasi sampah organik yang menghasilkan panas dan lain sebagainya.  Alhamdulillahnya, saat menscroll media sosial, terdapat postingan mengenai mengompos sampah dapur di rumah dengan cara yg sangat mudah. Lalu setelah mencari info lebih lanjut, cara membuang sampah organik yg benar terdapat beberapa cara, yaitu dikomposkan/dikubur/mengembang biakkan magot agar sampah organik dimakan olehnya. Berhubung di rumahku tidak banyak lahan kosong, akhirnya proses mengkomposlah yang kupilih. compost bag yang kubeli dengan ukuran sedang dan di bawahnya menggunakan tutup ember besar yang dibalik u...

Keindahan Kehidupan (Review Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya karya Keigo Higashino)

Gambar
  Keajaiban Toko Kelontong Namiya di aplikasi  Ipusnas Sangat kejutan sekali diriku bisa mendapatkan pinjaman buku ini di ipusnas. Buku ini adalah salah satu buku yang begitu populer di kalangan pecinta novel fiksi. Oleh karena itu, tak mengherankan jika buku ini di ipusnas (aplikasi legal pinjam buku soft file) selalu jadi incaran & antriannya sampai 2000+. Mengisahkan tiga orang berandalan saat tengah malam menyelinap masuk ke dalam toko kelontong yang sudah tutup bertahun-tahun. Setelah berada di dalam toko tersebut, tiba-tiba keluar terdengar suara dari lubang surat yang ada di pintu depan, yang ternyata berisikan amplop Di dalam amplop tersebut berisi surat curhatan mengenai seseorang yang sedang kebingungan dalam menentukan nasibnya. Dari surat-surat inilah keajaiban terjadi yang akan mengubah ketiga berandal tersebut saat fajar menyingsing. Awalnya ku kira buku ini kumpulan cerita, karena tokoh di tiap babnya selalu berbeda dan begitupun dengan jalan ceritanya. Tapi...

Membaca dengan Merdeka

Gambar
Buku terakhir yang kubaca Di 2023 Membaca 24 buku/tahun maka 1 buku harus selesai di tiap 2 minggunya. Itulah yang pertama terpikirkan di awal tahun 2023. memang awalnya semangat tapi ternyata rencana hanyalah rencana. Karena kebanyakan itu ieu yang perlu dikerjakan (termasuk reading slump), tidak tertarik dengan tema bukunya (padahal geus dibeuli), kesalip dengan tugas-tugas kuliah yang perlu membaca jurnal-jurnal ilmiah, dsb Hal-hal itulah yang seringkali menjadikan satu buku bisa terselesaikan dalam 1-3 bulan, bahkan ada beberapa buku yang sudah sampai beberapa tahun belum terselesaikan, hahah. Perkara membaca tidak perlu dipaksakan jika memang tak suka, tak perlu banyak menargetkan jika tak bisa, tak perlu dijadikan hobi jika memang tidak biasa. Tapi jika ingin mencoba memahami dunia dengan agak detail dibanding dari apa yang telah disampaikan media sosial, kusarankan membaca buku. Karena itulah yang kulakukan Dengan syarat, membacalah dengan tanpa prasangka apapun. Tak perlu langs...